DPP PPDI

Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia

Balai Kota Surabaya Mulai Dilengkapi Kursi Disabilitas, Berikutnya di Semua Kantor Lembaga Balai Kota Surabaya Mulai Dilengkapi Kursi Disabilitas, Berikutnya di Semua Kantor Lembaga
SURYA.co.id | SURABAYA – Naik turun tangga bagi sebagian orang yang memiliki fisik normal akan dianggap biasa saja, namun berbeda lagi dengan penyandang disabilitas.... Balai Kota Surabaya Mulai Dilengkapi Kursi Disabilitas, Berikutnya di Semua Kantor Lembaga

SURYA.co.id | SURABAYA – Naik turun tangga bagi sebagian orang yang memiliki fisik normal akan dianggap biasa saja, namun berbeda lagi dengan penyandang disabilitas.

Tangga bagi orang yang menggunakan kursi roda dalam aktivitas sehari-hari adalah suatu yang menghambat, sebab mereka akan kesulitan untuk memulainya.

Namun, kini hal itu tak perlu dirisaukan lagi, sebab Kantor Balai Kota Surabaya telah dilengkapi dengan kursi khusus disabilitasuntuk naik turun tangga.

Kursi khusus ini baru terpasang sejak Minggu (31/7.2016) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Pemasangan kursi ini sengaja untuk para penyandang disabilitas. Kursi bewarna coklat muda itu dilengkapi seat belts serta tombol pengontrol untuk mengoperasikan naik dan turun.

Kursi ini mampu menopang beban seberat 150 kg.

Kepala Bagian Umum dan Protokol Pemkot Surabaya Wiwiek Widiyanti mengatakan, nantinya kursi disabilitas dilengkapi di setiap kantor SKPD di lingkup Pemkot Surabaya.

Namun, untuk kali ini kursi khusus disabilitas baru ada di Balai Kota Surabaya. “Kursinya baru dipasang kemarin Minggu (31/7), dan sudah diuji coba beratnya. Safety dan tentunya nyaman untuk para disabilitas,” katanya, Selasa (2/7).

Selain pemberian kursi khusus disabilitas di Kantor Balai Kota Surabaya, Pemkot terus memberikan fasilitas-fasilitas lainnya untuk para penyandang ini.

Seperti memberikan kemudahan di pendestrian maupun di perkantoran dengan paku mata kucing, yang terbuat dari logam besi. Kemudahan seperti inilah, yang mulai banyak dijumpai di sudut-sudut Kota Pahlawan.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menegaskan, sebelum memasang kursi khusus disabilitas di bagian pintu masuk Kantor Balai Kota, Pemkot telah memberikan akses untukdisabilitas berupa jalanan lurus di bagian belakang kantor.

Tujuannya, pengguna kursi roda langsung bisa mengakses tanpa perlu berganti tempat duduk.

Sebelum dipasang kursi khusus untuk disabilitas ini, Risma ingin memberikan fasilitas berupa lift.

Sayangnya, keinginan itu berhalangan lantaran Kantor Balai Kota Surabaya merupakan gedung cagar budaya yang harus dilestarikan. Risma pun enggan mengubah bentuk asli gedung.

“Kalau tak pasang lift gak bisa, karena aku tidak bisa ngerubahgedung ini (cagar budaya), kemarin sudah tak buatkan yang di belakang untuk difabel, tapi itu bisa langsung naik sama kursi rodanya,” jelas Risma.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *