– Ketua PPDI Ajak stakeholder sosialisasikan ASEAN Enabling Masterplan 2025

Simbol kursi roda
symbol tunanetra
symbol tuna rungu
symbol disabilitsa intelektual

Gufroni Sakaril ketum PPDI

Drs. Gufroni Sakaril, MM

Ketua Umum PPDI

PROFIL SINGKAT

 

Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) merupakan organisasi payung dan beranggotakan beragam organisasi disabilitas di Indonesia yang didirikan pada tahun 1987.

Visi lembaga ini adalah mewujudkan partisipasi penuh dan persamaan kesempatan penyandang disabilitas dalam seluruh aspek kehidupan. PPDI berfungsi sebagai lembaga koordinasi dan advokasi bagi anggota-anggotanya, sedangkan bagi pemerintah PPDI merupakan mitra dalam penyusunan berbagai kebijakan dan program berkaitan penyandang disabilitas.

PPDI memiliki jaringan kerja hampir diseluruh provinsi di Indonesia dan merupakan anggota dari Disabled People Internasional. Sejak tahun 2005, PPDI bersama organisasi jaringannya aktif mendorong dan memberikan konsep naskah akademis bagi proses ratifikasi CRPD hingga diterbitkannya UU No. 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas.

MITRA PPDI


Logo Kementerian Sosial



Logo Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Gufroni Sakaril Dialog Public Asean Enabling Master Plan 2025
Gufroni Sakaril Dialog Public Asean Enabling Master Plan 2025

Ketua Umum Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Gufroni Sakaril mengatakan program Advokasi Pemungkinan Rencana Induk ASEAN sampai 2025 atau disebut ASEAN Enabling Masterplan 2025, bertujuan untuk berkontribusi bagi upaya Indonesia mewujudkan komunitas ASEAN yang inklusif terhadap disabilitas.  Seperti diketahui, penyandang disabilitas adalah warga negara yang mempunyai kewajiban yang sama untuk berperan aktif dalam pembangunan. Maka itu, mereka juga memiliki hak yang setara sebagaimana warga negara lainny.

Gufroni mengatakan PPDI telah melakukan lokakarya advokasi untuk menganalisis kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah, dan juga terkait ASEAN Enabling Masterplan 2025. Dia berharap semua pihak bersama-sama mendorong kembali agenda pengarusutamaan kaum disabilitas dalam kebijakan dan program pembangunan.

“Kami mengajak seluruh stakeholder mulai dari pemerintah, organisasi penyandang disabilitas, organisasi masyarakat sipil, organisasi mitra pembangunan, perguruan tinggi, pihak swasta, dan media untuk bersama-sama melakukan sosialisasi ASEAN Enabling Masterplan 2025 secara lebih luas, dan berkontribusi semaksimal mungkin sesuai peran dan bidang masing-masing,” ujar dia di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/8).

Leave Comment

PPDI MEMILIKI

0
DPD
0
DPC
0
PPK
0
OPD

Post Terbaru

Back to top