DPP PPDI

Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia

KPU Tak Khawatir Peserta Pemilu Gangguan Jiwa Perlebar Kecurangan Pemilu KPU Tak Khawatir Peserta Pemilu Gangguan Jiwa Perlebar Kecurangan Pemilu
JAKARTA – Dalam Pemilu 2014, KPU menyatakan pemilih dengan penyandang disabilitas mental atau gangguan jiwa memang tidak melanggar undang-undang. KPU tetap akan mengikutsertakan mereka dalam... KPU Tak Khawatir Peserta Pemilu Gangguan Jiwa Perlebar Kecurangan Pemilu

JAKARTA – Dalam Pemilu 2014, KPU menyatakan pemilih dengan penyandang disabilitas mental atau gangguan jiwa memang tidak melanggar undang-undang. KPU tetap akan mengikutsertakan mereka dalam pemilu 2014.

“Bukan diperbolehkan saja, tapi memang aturan undang-undangnya memenuhi. Intinya secara umum mereka juga pemilih yang sudah ditentukan oleh undang-undang yaitu sudah 17 tahun atau sudah menikah,” kata Ferry saat dihubungi Okezone, Jumat (21/3/2014).

Ferry pun tidak khawatir jika keterlibatan penyandang disabilitas mental bisa membuat potensi kecurangan pemilu semakin besar lantaran potensi kecurangan memang bisa terjadi kapan saja.

“Potensi kecurangan dimanapun ada. Tapi kita berharap tidak terjadi untuk teman-teman kita yang butuh bantuan,” tukasnya.

Sebelumnya, KPU menyatakan mekanisme peserta pemilu gangguan jiwa sama dengan pemilih khusus penyandang disabilitas.

“Kita lakukan seperti penyandang disabilitas lainnya. Kalau disabilitasnya tidak bisa jalan nanti kita akan mudahkan tempat pencoblosannya. Kalau tunanetra kita berikan template untuk pencoblosan kertas suara. Namun kalau disabilitas mental, kalau nanti ada rekomendasi dari RSJnya saja kita minta bantuan baiknya gimana untuk orang tersebut. Apakah memang masih bisa diarahkan,” kata Ferry saat dihubungi, Jumat 21 Maret 2014.
(hol).

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *