– Pengenalan Satwa Kepada Siswa Disabilitas

Simbol kursi roda
symbol tunanetra
symbol tuna rungu
symbol disabilitsa intelektual

Gufroni Sakaril ketum PPDI

Drs. Gufroni Sakaril, MM

Ketua Umum PPDI

PROFIL SINGKAT

 

Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) merupakan organisasi payung dan beranggotakan beragam organisasi disabilitas di Indonesia yang didirikan pada tahun 1987.

Visi lembaga ini adalah mewujudkan partisipasi penuh dan persamaan kesempatan penyandang disabilitas dalam seluruh aspek kehidupan. PPDI berfungsi sebagai lembaga koordinasi dan advokasi bagi anggota-anggotanya, sedangkan bagi pemerintah PPDI merupakan mitra dalam penyusunan berbagai kebijakan dan program berkaitan penyandang disabilitas.

PPDI memiliki jaringan kerja hampir diseluruh provinsi di Indonesia dan merupakan anggota dari Disabled People Internasional. Sejak tahun 2005, PPDI bersama organisasi jaringannya aktif mendorong dan memberikan konsep naskah akademis bagi proses ratifikasi CRPD hingga diterbitkannya UU No. 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas.

MITRA PPDI


Logo Kementerian Sosial



Logo Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

BUKITTINGGI, RedaksiSumbar.com – Ratusan siswa berkebutuhan khusus atau disabilitas melakukan kunjungan ke Taman Marga Satwa Budaya dan Kinantan (TMSBK) Kota Bukittinggi, Jumat (10/3/2017). Siswa tersebut di kenalkan kepada satwa yang ada dengan melakukan pendekatan atau interaksi secara langsung.

Kegiatan ini dilakukan hampir setiap tahun dalam memperingati pencanangan Bukittinggi sebagai Kota Wisata yang kini memasuki usia ke 33 tahun.

Ikbal, Kabid TMSBK Bukittinggi mengungkapkan, kegiatan ini diselenggarakan bertujuan untuk memberikan edukasi, pengetahuan dan rasa sayang siswa kepada satwa.

“Satu tim atau sekolah di pandu langsung oleh satu petugas. Dimana petugas mengajak siswa berkeliling dari satu satwa ke satwa yang lain,” jelasnya.

Selanjutnya, sambung ikbal para pemandu memberikan informasi secara mendasar terkait satwa tersebut, seperti jenis satwa, makanan yang di berikan, serta bagaimana melakukan perawatannya.

“Petugas juga memberikan hadiah kepada siswa yang bisa menjawab pertanyaan sesuai arahan yang di berikan,” sambung Ikbal.

Dalam kegiatan ini setidaknya ada 7 sekolah atau 150 siswa berkebutuhan khusus atau disabilitas mengikuti kegiatan tersebut.

Sebelumnya, TMSBK Bukittinggi juga melakukan pengenalan satwa kepada siswa Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar yang ada di Bukittinggi. Kegiatan ini juga mendapat antusias dari para guru, siswa dan orang tua, dimana siswa bisa bermain sambil belajar, mengetahui satwa-satwa yang ada di lingkungan. [DKP]

Leave Comment

PPDI MEMILIKI

0
DPD
0
DPC
0
PPK
0
OPD

Post Terbaru

Back to top